Orang Bodoh yg Sombong

Kepada kaum bumi datar, saya sering katakan bahwa mereka hanya orang-orang bodoh yg sombong. Tentu itu bukan tanpa alasan dan bukti. Faktanya, kaum bumi datar tidak paham sains sedikit pun, tetapi kaum bumi datar merasa mereka lebih pintar dari ilmuwan dan akademisi sedunia. Dalam bahasa ilmiah, fenomena ini disebut Efek Dunning-Kruger (Dunning-Kruger Effect), sebab ditemukan oleh dua orang ahli psikologi sosial yaitu David Dunning dan Justin Kruger melalui penelitian ilmiah pada tahun 1999.

Secara singkat pengertian Efek Dunning-Kruger adalah orang yg tidak memiliki kemampuan cenderung merasa dirinya memiliki kemampuan lebih dari yg sebenarnya. Contoh, seorang anak yg baru belajar fisika dasar tapi sudah merasa lebih pintar dari profesor ahli fisika; seorang remaja yg baru belajar menyetir motor tapi sudah merasa lebih pintar dari juara dunia MotoGP. Dalam bahasa saya, efek Dunning-Kruger adalah fenomena orang bodoh yg sombong. Contohnya adalah kaum bumi datar yg suka memamerkan kebodohannya sendiri.

dunning-kruger.jpg
Diagram Efek Dunning-Kruger.

Setiap orang dilahirkan dalam keadaan tidak paham apa-apa, tidak memiliki ilmu pengetahuan, tidak memiliki pengalaman, atau dalam kondisi bodoh. Itu sebabnya setiap anak harus belajar agar paham ilmu yg dibutuhkannya dalam hidup. Tahapan pemahaman manusia terhadap ilmu adalah sebagai berikut:

  1. Merasa tidak paham dan tidak tahu apa-apa alias bodoh.
  2. Baru belajar sedikit tapi merasa sudah paham segalanya.
  3. Belajar lebih banyak dan sadar bahwa apa yg dipahaminya masih sangat sedikit sehingga kembali merasa bodoh.
  4. Belajar lebih banyak lagi dan mulai paham dirinya punya ilmu namun tahu diri bahwa lebih banyak ilmu yg masih belum dipahaminya. Saya sebut ini tahap berpengetahuan.
  5. Belajar lebih banyak lagi dan mulai bisa membedakan salah dan benar berdasarkan ilmu yg telah dipahaminya. Saya sebut ini tahap berilmu.
  6. Belajar lebih banyak lagi dan mulai bisa menerapkan ilmu yg telah dipahaminya secara nyata. Saya sebut ini tahap berkeahlian.
  7. Belajar lebih banyak lagi dan mulai memahami lebih dari sekedar ilmu. Saya sebut ini tahap kebijaksanaan.

Tahapan pertama sudah dimulai sejak lahir, tahapan kedua biasanya dialami oleh anak-anak. Tahapan ketiga biasanya dialami orang yg baru menyelesaikan pendidikan dasar, yaitu SD hingga SMP. Tahapan keempat biasanya dialami orang yg baru menyelesaikan pendidikan menengah, yaitu SMA atau SMK. Tahapan kelima biasanya dialami orang yg sudah lulus pendidikan tinggi. Berbekal pengalaman dan pelatihan, orang naik dari tahapan lima ke tahapan enam. Tahapan ketujuh biasanya dicapai orang setelah berpengalaman puluhan tahun dan belajar banyak ilmu sepanjang hidupnya.

Efek Dunning-Kruger umumnya terjadi pada tahapan kedua. Jika masih anak-anak, bodoh dan sombong bisa dimaklumi. Namanya juga anak-anak. Namun jika hingga dewasa masih tetap saja di tahapan kedua, itu adalah kegagalan hidup yg memalukan. Nah, di mana posisi kaum bumi datar? Secara umum bisa dikatakan kaum bumi datar masih berada di tahapan kedua. Namun sebagian lain ada di antara tahapan 1 dan 2, yaitu orang yg belum belajar apa-apa tapi sudah merasa paham segalanya.

Bagaimana agar kita tidak terjebak efek Dunning-Kruger? Mudah saja, yaitu jangan pernah berhenti belajar. Setiap orang pasti pernah mendengat nasehat dari orang bijak agar manusia harus selalu terus belajar hingga ajal menjemput. Tuhan pun sangat menghargai ilmu sehingga karenanya Tuhan meninggikan derajat orang yg berilmu. Cara pertama dalam belajar pun sudah ditunjukkan oleh Tuhan, yaitu membaca. Tahapan dalam belajar sudah pernah saya jelaskan di sini.

Mari belajar dan salam akal sehat! 😊