Tiga Generasi Kaum Bumi Datar

Terhitung sejak munculnya kanal FE-101 oleh Boss Darling pada tahun 2016, saya melihat sudah ada setidaknya tiga generasi kaum bumi datar. Setiap generasi punya ciri khas atau keunikannya masing-masing. Apa itu? Mari kita bahas.

# Generasi Pertama

Generasi pertama ini berisi orang-orang yg betul-betul mau belajar dan riset secara pribadi. Mereka menerima bumi datar tidak semata karena kata Boss Darling, tapi juga didukung oleh pemikiran dan riset mereka sendiri. Jangan heran jika kaum bumi datar pada generasi ini bisa berdebat sains dengan cukup baik serta logika yg cukup rapi, walaupun basis ilmunya masih banyak miskonsepsi.

Generasi ini umumnya masih cukup fokus pada tema bentuk Bumi, belum terlalu berpikir lebih jauh tentang teori konspirasi Elit Global dkk. Debat-debat ilmiah yg terbangun cukup menarik dan menantang bagi kaum bumi bulat, terutama yg sainsnya juga masih pas-pasan. Secara tidak langsung, generasi pertama ini bisa memicu dan memacu kaum bumi bulat untuk belajar dan memahami sains dengan lebih baik.

Ibarat kata begini… kaum bumi datar generasi pertama ini datang dengan pakaian lengkap dengan jahitan yg kuat (argumen) untuk menantang sains dan bumi bulat. Kaum bumi bulat pun harus berupaya cukup keras untuk bisa melepas pakaian dan menelanjangi (mengalahkan) kaum bumi datar. Kaum bumi datar ditelanjangi oleh kaum bumi bulat.

# Generasi Kedua

Generasi kedua ini mulai bergabung orang-orang yg tidak hanya tertarik pada tema bentuk Bumi, tetapi juga tertarik pada teori konspirasi Elit Global dalam video FE-101. Isu seputar Elit Global seperti kelompok iIluminati, freemason, sekte rahasia penyembah setan/dajjal, elit penguasa yg berkuasa hampir di segala hal, dsb yg semuanya bercita-cita ingin menguasai dunia dan membentuk yg disebut New World Order atau Tatanan Dunia Baru.

Akibatnya debat yg terbangun antara kaum bumi datar dan kaum bumi bulat mulai beragam, tidak melulu tentang sains dan bentuk Bumi saja. Topik debat meluas meliputi sistem sosial politik, sistem ekonomi dan perbankan, sistem pendidikan, juga mulai menyinggung topik SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan). Namun karena basis argumen kaum bumi datar hanyalah teori konspirasi yg tidak pernah ada bukti kuat apalagi ilmiah, kaum bumi bulat relatif tidak kesulitan membantah argumen-argumen mereka. Sementara di sisi lain, argumen sains seputar bumi datar masih di situ-situ saja tanpa kemajuan apa pun.

Ibarat kata begini… kaum bumi datar generasi kedua ini datang dengan pakaian seadanya dengan jahitan yg lemah untuk menantang kaum bumi bulat. Kaum bumi bulat tidak perlu melakukan apa-apa karena pakaian kaum bumi datar akan lepas sendiri akibat jahitannya sangat lemah. Kaum bumi datar pun telanjang dengan sendirinya.

conspiracy.png

# Generasi Ketiga

Generasi ketiga ini semakin dominan orang-orang yg tertarik pada teori konspirasi Elit Global. Didukung dengan video FE-101 yg juga semakin menjauh dari tema bentuk Bumi dan semakin “menggoreng” tema teori konspirasi dengan bumbu hoax yg “gurih”. Bahkan bisa dibilang tema teori konspirasi mulai menggeser tema utama bahasan kaum bumi datar, yaitu bentuk Bumi. Konyol sebenarnya, mereka masih menyebut komunitasnya sebagai Kaum Bumi Datar (Flat Earther) tapi malah makin jarang membahas tema bumi datar.

Kaum bumi datar generasi ketiga ini didominasi oleh orang-orang mabuk agama dan mabuk teori konspirasi. Topik debat mereka semakin menjauh dari sains dan semakin mengarah pada hoax dari berbagai bidang. Yg mabuk agama juga semakin berani dengan menolak para ahli agama secara terang-terangan dan menafsirkan kitab suci sendiri tanpa ilmu yg cukup. Tudingan dan fitnah merajalela, seperti tuduhan atheis, kafir, antek dajjal, dsb. Argumen sains kaum bumi datar masih begitu-begitu saja, jika tidak boleh dibilang justru makin lemah, karena pengetahuan sains yg mendasar pun banyak kaum bumi datar (generasi ketiga) yg tidak paham atau salah paham.

Ibarat kata begini… kaum bumi datar generasi ketiga ini datang sudah tanpa pakaian apa pun tapi dengan naifnya menantang kaum bumi bulat. Kaum bumi bulat tidak perlu melakukan apa-apa lagi, tinggal menikmati saja hiburan yg disajikan oleh kaum bumi datar. Kaum bumi datar menari telanjang dengan sukarela.

# Kabar Generasi Sebelumnya

Sekarang kita sedang berhadapan dengan generasi ketiga kaum bumi datar. Lalu bagaimana kabar generasi sebelumnya? Dari sekilas pantauan saya, generasi pertama umumnya sudah kembali ke jalan ilmu yg benar. Sudah bisa diduga karena sebenarnya membuktikan kesalahan bumi datar dan membuktikan kebenaran Bumi bulat itu tidak terlalu sulit kok. Siapa pun yg betul-betul mau belajar dan melakukan eksperimen secara jujur berdasarkan ilmu yg benar, pasti akan menemukan kebenarannya, yaitu Bumi itu bulat.

Generasi kedua tampaknya masih sesekali muncul dan gentayangan di beberapa grup debat bumi datar. Namun secara umum mereka sudah tidak mau terjebak debat yg berkepanjangan. Tampaknya mereka sudah bosan dengan debat bumi datar. Mungkin mereka muncul hanya sekadar untuk melihat perkembangan saja. Apakah mereka sudah meninggalkan atau masih terkena waham bumi datar, saya tidak bisa memastikan. Semoga saja mereka kembali ke jalan ilmu yg benar.

# Bagaimana Generasi Selanjutnya?

Melihat perkembangan kanal FE-101 yg semakin lama melepas video baru dan semakin jauh dari tema bentuk Bumi, tampaknya generasi ketiga kaum bumi datar akan bertahan cukup lama. Dari pengamatan tiga generasi yg sudah ada, generasi baru cenderung akan lebih buruk dari generasi sebelumnya. Jadi, kaum bumi bulat harus lebih bersabar menghadapi kaum bumi datar generasi selanjutnya.

Sisi baiknya adalah kaum bumi datar generasi selanjutnya akan lebih mudah dilawan secara sains. Namun sisi buruknya adalah semakin meluasnya hoax teori konspirasi yg berkembang di masyarakat. Dan ini juga punya dampak buruk bagi masyarakat kita. Melawan hoax teori konspirasi yg basisnya dugaan tanpa bukti itu lebih sulit daripada melawan hoax sains yg bukti ilmiahnya ada di mana-mana. Artinya, perjuangan kaum bumi bulat melawan hoax bumi datar dan teori konspirasi yg menyertainya masih belum berakhir dan tidak lebih mudah.

Jangan menyerah dan salam akal sehat! 😊