Siapakah Kaum Bumi Datar?

Ada tiga syarat utama untuk menjadi seorang kaum bumi datar, yaitu:

  1. Mengakui Bos Dar(ling) dan Eric Dubay sebagai orang yg pasti benar dan tidak mungkin salah. Itu sebabnya tidak pernah ada kaum bumi datar yg berani kritis pada kedua orang tersebut. Semua yg disampaikan Bos Dar dalam video FE-101 dan Eric Dubay dalam bukunya harus diterima sebagai kebenaran mutlak yg tidak boleh diganggu-gugat. Bagi kaum bumi datar, dua orang itu sudah ibarat nabi dan karyanya sudah ibarat kitab suci.
    .
    Orang yg menolak kedua orang dan karyanya tersebut maka pasti akan dituduh sesat alias kafir oleh kaum bumi datar. Padahal kedua orang itu tidak jelas status keilmuan dan keahliannya, yg jelas kedua orang itu bukan ilmuwan juga bukan ahli agama. Dua ajaran utama waham bumi datar adalah bumi itu datar dan dunia dikuasai oleh elit global. Dua ajaran utama itu sudah seperti syahadat bagi kaum bumi datar. Tentu saja waham bumi datar sudah seperti “agama” bagi kaum bumi datar.
    .
  2. Menolak segala ilmu pengetahuan alam (sains) yg tidak sesuai dengan waham bumi datar, misalnya fisika (gravitasi, hukum Newton, gerak dan kecepatan, dsb), astronomi (tata surya, planet dan bintang, kecepatan cahaya, skala semesta, dsb), biologi (evolusi, taksonomi, mikrobiologi, dsb), ekonomi dan perbankan, dan ilmu-ilmu lain yg terkait. Artinya, menjadi kaum bumi datar harus menjadi orang bodoh yg menolak sains. Kaum bumi datar tidak paham sains tapi dengan sombongnya mereka menyalahkan sains.
    .
    Tidak itu saja, karena kaum bumi datar anti-sains maka mereka juga merasa berhak menghina ilmuwan dan akademisi sedunia dengan menuduh sebagai pembohong bayaran, melakukan propaganda menutupi “kebenaran” bumi datar, atheis yg anti-agama dan anti-Tuhan, mencari keuntungan dari “kebohongan” bumi bulat, dsb yg tentu saja semua tuduhan itu tanpa dasar sama sekali alias hoax saja.
    .
  3. Menolak segala ilmu agama yg tidak mendukung waham bumi datar, misalnya menolak tafsir kitab suci yg menyatakan bumi bulat lalu kaum bumi datar membuat tafsir sendiri secara ngawur hanya untuk membenarkan waham bumi datar, menolak ilmu falak (khusus muslim) yg berdasarkan pada fakta bumi bulat dan heliosentris. Padahal ibadah muslim sedunia diatur berdasarkan ilmu falak tersebut.
    .
    Tidak itu saja, karena kaum bumi datar anti pada ilmu agama yg tidak sesuai dengan waham bumi datar maka mereka juga merasa berhak untuk merendahkan ahli agama sedunia dengan menuduh sebagai ahli agama yg buruk alias jahat, pembohong, dibawah pengaruh elit global, tidak jujur pada umat, dsb yg tentu saja lagi-lagi semua tuduhan itu hanyalah hoax saja. Bayangkan, kaum bumi datar tega berburuk sangka dan memfitnah dengan keji kepada ahli agama mereka sendiri. Suatu tindakan yg pantas disebut biadab.
    .

flat_vs_globe.jpg

Nah, dari tiga syarat utama menjadi kaum bumi datar di atas, bisa kita ambil kesimpulan untuk menjawab klaim para dedengkot kaum bumi datar. Mari kita bahas satu-satu klaim mereka.

Apakah pernyataan kaum bumi datar di grup/forum selalu benar? Jelas tidak. Setiap posting kaum bumi datar jika tidak menyebar kebohongan alias hoax maka pasti menyebar kebodohan, karena bumi datar itu salah dan bohong serta kaum bumi datar itu tidak paham sains sama sekali.

Apakah pernyataan kaum bumi datar di grup/forum selalu bermoral? Jelas tidak. Silakan anda pikir sendiri, apakah menyebar kebodohan dan kebohongan adalah perilaku yg bermoral? Belum lagi hujatan, caci maki, dan fitnah yg dilontarkan seenaknya tanpa bukti, seolah kaum bumi datar tidak mengenal dosa dan sopan santun.

Apakah kaum bumi datar pendusta agamanya sendiri? Jelas iya. Bagaimana mungkin orang yg menolak tafsir dari ahli agama kemudian membuat tafsir sendiri secara ngawur layak disebut orang yg membenarkan agama? Bagaimana mungkin orang yg menolak fatwa dari ahli agama sedunia kemudian memfitnah keburukan layak disebut orang membela kebenaran agama?

Apakah pernyataan kaum bumi datar memecah belah bangsa? Jelas iya. Sebelum maraknya kaum bumi datar, semua orang mengakui kebenaran sains dan mengikuti fatwa ahli agama. Namun sejak muncul kaum bumi datar, sebagian orang mulai diprovokasi untuk menolak sains dan menolak fatwa ahli agama. Apakah itu layak disebut sebagai pemersatu bangsa?

Apakah kaum bumi datar mengajarkan sesat dari agama? Jelas iya. Apakah menolak tafsir kitab suci dari ahli agama lalu membuat tafsir ngawur sendiri dan menolak fatwa ahli agama sedunia lalu merendahkan ahli agama sedunia dengan fitnah keji adalah tindakan yg dibenarkan agama? Ajaran agama mana yg membenarkan umatnya menyebar kebodohan dan kebohongan disertai fitnah pada ahli agamanya sendiri?

Apakah kaum bumi datar itu menerima sains? Jelas tidak. Jika ada kaum bumi datar yg bilang menerima sains, apalagi bilang bumi datar itu berdasarkan sains, maka jelas ia berbohong saja, sebab tidak pernah ada bukti ilmiah bumi datar dari ilmuwan profesional bumi datar yg juga tidak pernah ada.

Apakah kaum bumi datar menyadarkan masyarakat dari kesalahan? Jelas tidak. Bumi datar itu salah dan bohong, serta tidak ada kaum bumi datar yg paham sains dengan benar. Bagaimana mungkin hal yg salah dan bohong buatan orang bodoh bisa menyadarkan masyarakat dari kesalahan sains? Mustahil.

Apakah kaum bumi datar tidak mengganggu kehidupan masyarakat? Jelas iya. Dengan semakin maraknya propaganda waham bumi datar yg disebarkan oleh kaum bumi datar berakibat masyarakat awam jadi menolak ilmu pengetahuan yg benar dan meragukan para ahli agama. Tentu saja itu merusak bangun ilmu pengetahuan dan tata sosial di masyarakat. Sama seperti dampak adanya gerakan anti-sains seperti kaum anti-vaksin yg bahkan menimbulkan korban jiwa.

Apakah sains itu 100% benar dan ilmuwan 100% jujur? Sains adalah sebuah sistem ilmu pengetahuan berdasarkan riset ilmiah yg obyektif oleh ilmuwan profesional. Kebenaran sains didukung oleh riset ilmiah ilmuwan yg kemudian dikaji oleh ilmuwan sedunia. Jika bukti ilmiah terbukti benar maka diakui sebagai kebenaran sains, jika tidak maka ditolak. Jelas mustahil ilmuwan 100% jujur (baik sengaja atau tidak) karena ilmuwan juga manusia. Namun sistem sains bekerja justru untuk mencegah kebohongan dan kesalahan yg mungkin dilakukan oleh oknum ilmuwan.

Apakah elit global itu kenyataan yg benar-benar ada? Jelas tidak. Elit global adalah upaya pengalihan kaum bumi datar untuk menutupi kegagalan mereka dalam membuktikan bumi datar secara ilmiah. Dalam piramida sosial, pasti ada sekelompok orang yg lebih sukses sehingga mempunyai akses lebih terhadap kekuasaan dan kekayaan. Itu sudah hukum alam yg pasti terjadi dalam sistem sosial di mana pun. Tapi bukan berarti orang-orang tersebut adalah kelompok rahasia yg berkonspirasi jahat seperti tuduhan kaum bumi datar.

Dari semua penjelasan di atas, maka bisa kita ambil kesimpulan besar tentang fakta siapakah kaum bumi datar itu sebenarnya. Seperti yg berulang kali saya sampaikan, kaum bumi datar hanyalah orang-orang bodoh yg termakan propaganda hoax bumi datar buatan Bos Dar dan Eric Dubay yg membuat mereka merasa menjadi ahlinya ahli yg lebih pintar dan lebih alim dari ilmuwan dan ahli agama sedunia. 

Karena dasar dari bumi datar adalah kebodohan dan kebohongan maka kaum bumi datar harus menutupinya dengan kebodohan dan kebohongan juga, atau dalam kata lain, bumi datar itu hanya hoax di atas hoax. Bukan ilmuwan sedunia yg berbohong tetapi kaum bumi datar yg berbohong. Itu sebabnya sering saya katakan kaum bumi datar itu bodoh dan pembual semua, karena faktanya memang demikian adanya.

Jadi, jika ada kaum bumi datar yg menyatakan kaum bumi datar itu baik dan santun, menerima ilmu pengetahuan (sains), membela agama dan ahli agama, menunjukkan kebenaran sejati, serta tidak mengganggu masyarakat, maka bisa dipastikan itu BOHONG! Bohong besar!

Salam akal sehat! 😊